SELAMAT DATANG DI BLOG PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN | MERDEKA BELAJAR | KURIKULUM MERDEKA

Fasilitator Pendidikan Guru Penggerak



Fasilitator merupak individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pengembangan profesional guru. Mereka bertindak sebagai sumber inspirasi, pembimbing, dan katalisator yang membantu guru dalam mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang pendekatan Bagja serta mengintegrasikan tahapan-tahapan tersebut dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Fasilitator bagi Calon Guru Penggerak (CGP) yang berperan sangat penting, dengan tujuan pada peningkatan kualitas pelatihan dan pendampingan CGP. Dalam rangka menciptakan generasi emas, prioritas utama adalah meningkatkan kualitas guru (Oviyanti, 2022). Guru merupakan salah satu elemen yang memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keterlibatan belajar peserta didik, serta memiliki peran besar dalam menghidupkan dan melaksanakan proses pembelajaran guna mencapai tujuan yang ditetapkan (Masruroh. 2023). Maka dengan dari itu pada tahun 2022 menteri pendidikan melalui Peraturan Menteri

Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2022 tentang Pendidikan Guru Penggerak. Peraturan PP tersebut memberikan definisi yang jelas tentang Guru Penggerak dan menetapkan tujuan program Guru Penggerak, yaitu meningkatkan kualitas guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan mendorong perubahan positif dalam sistem pendidikan. Learning Management System (LMS) memiliki berbagai fungsi yang penting bagi Calon Guru Penggerak (CGP). LMS dalam konteks CGP berfungsi sebagai LMS memungkinkan CGP untuk mengakses materi pembelajaran yang disediakan dalam program pelatihan. 

Fasilitator, yang memiliki peran penting dalam memandu calon guru penggerak dalam memahami Modul 1.3 yang berkaitan dengan inkuiri apresiatif Bagja. Ada beberapa yang menjadi tugas fasilitator dalam  memandu Calon Guru Penggerak (CGP) diantaranya; fasilitator, menjelaskan dengan jelas konsep dan tujuan dari Modul 1.3 kepada Calon Guru Penggerak (CGP); Fasilitasi diskusi kelompok antara calon guru penggerak untuk membahas topik-topik yang ada dalam Modul 1.3. Berikan pertanyaan panduan yang memacu pemikiran kritis dan refleksi terkait inkuiri apresiatif Bagja; berikan waktu untuk refleksi individu atau kelompok tentang pengalaman mereka. Berikan umpan balik yang konstruktif dan bimbingan untuk membantu mereka memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka dalam inkuiri apresiatif Bagja; Berikan penugasan yang relevan dengan Modul 1.3. Dengan memainkan peran tersebut fasilitator menggunakan Modul 1.3 sebagai panduan, agar membantu Calon Guru Penggerak (CGP) di Kalimantan Timur untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang Inkuiri Apresiatif Bagja dan mengaplikasikan konsep tersebut dalam sekolah CGP masing-masing.

Guru Penggerak merupakan bagian integral dari program unggulan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud dengan tujuan menciptakan pembelajaran yang sesuaidengan prinsip kurikulum merdeka belajar dan mempromosikan profil Pelajar Pancasila. Guru Penggerak diharapkan berperan sebagai agen perubahan yang akan menerapkan model pembelajaran yang lebih mutakhir, dengan fokus pada  kepentingan siswa, serta mampu menginspirasi rekan guru lainnya untuk melakukan perubahan di sekolah mereka masing-masing (Lubis, 2023).

Guru penggerak Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lain mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid serta menjadi teladan dan agen transformasi eksistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan Profil Pelajar Pancasila (Kemendikdud, 2020). Menurut Faiz dan Faridah (2022) tujuan Program Guru Penggerak adalah untuk mencapai Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan pelajar pancasila, yang memiliki iman, takwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia dan berpikir kritis. Program ini menitik beratkan pada pengembangan keahlian guru, terutama dalam memperkuat kreativitas mereka dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan peserta didik (Masruroh. 2023). Calon Guru Penggerak (CGP) merupakan pemimpin dalam pembelajaran yang menerapkan konsep merdeka belajar dan memobilisasi seluruh ekosistem pendidikan untuk mencapai pendidikan yang berfokus pada siswa (Umboh, dkk, 2023). 

Bagja adalah sebuah metode analisis yang sederhana dan dapat dikembangkan dalam perencanaan perubahan yang mendasar terkait budaya dan program di sekolah. Modul 1.3 Perencanaan Program sekolah dengan pendekatan Inkuiri Apresiatif Bagja menjelaskan tentang perubahan budaya yang mendasar dalam program PGP. Pendekatan Inkuiri Apresiatif Bagja digunakan untuk mengembangkan program sekolah agar mencapai Profil P2. Dalam implementasi PGP, metode Inkuiri Apresiatif Bagja diterapkan dalam perencanaan program sekolah, pembiasaan, perubahan karakter, serta sikapwarga sekolah (Setyaningsih. 2023).

Calon Gguru Penggerak (CGP) dalam menggunakan Inkuiri Apresiatif Bagja sebagai metode untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan sekolah sebagai dasar untuk mengembangkan program dan kebiasaan di sekolah. Inkuiri Apresiatif Bagja dilakukan dengan mengajukan pertanyaan yang terstruktur dalam tahapan Bagja, dengan menjaga suasana yang positif dan penuh apresiasi (Kemdikbud, 2021). Pendekatan berbasis aset, yang juga dikenal sebagai Inkuiri Apresiatif (IA), adalah suatu cara pandang yang menekankan pada kolaborasi untuk menemukan hal-hal positif dalam individu, organisasi, dan lingkungan sekitarnya. Pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan baru melalui penyelidikan atau eksplorasi, dengan fokus pada menggali keberhasilan-keberhasilan yang telah terjadi di masa lalu dan menggunakannya sebagai dasar untuk merancang masa depan (Ekawati, 2022). Secara keseluruhan, peran fasilitator dalam meningkatkan kompetensi Inkuiri Apresiatif Bagja bagi CGP sangatlah penting. Dengan bantuan dan bimbingan fasilitator, CGP dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam, keterampilan praktis, dan sikap positif terhadap pendekatan Inkuiri Apresiatif Bagja dalam upaya mereka menjadi guru penggerak yang efektif dan inovatif.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 $type={blogger} :

Posting Komentar

VLOG Tugas Pembatik Level 4