SELAMAT DATANG DI BLOG PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN | MERDEKA BELAJAR | KURIKULUM MERDEKA

Guru Penggerak

Guru Penggerak, dua kata itu sudah mulai populer saat ini dan tidak asing lagi di telinga. Namun hampir semuanya belum paham apa makna dari dua kata tersebut. Bagi kebanyakan orang, masih banyak hal yang masih misteri di balik Program Guru penggerak ini, begitu pula dengan saya. Bahkan sampai setelah dinyatakan lulus sebagai Calon Guru Penggerak dan akan mengikuti program pelatihan selama 9 (sembilan) bulan.

Namun rasa penasaran saya tersebut mulai terjawab saat kegiatan mulai dilaksanakan. Kegiatan dimulai dengan Lokakarya 0 (Nol) dan dilanjutkan dengan Mengerjakan LMS secara mandiri dengan bimbingan Fasilitator serta pantauan oleh Pengajar Praktik. Materi yang pertamakali dibahas atau Modul 1 adalah Pokok Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang Merdeka belajar dan pelaksanaannya dalam pembelajaran untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila.

Sebelum mempelajari tentang pemikiran Ki Hadjar Dewantara, saya hanya memahami bahwa pembelajaran dilaksanakan adalah hanya untuk memenuhi standar yang diinginkan oleh kurikulum. Sebagai seorang guru saya berpikir hanya berkewajiban untuk membimbing peserta didik agar menguasai kompetensi-kompetensi yang diwajibkan pada mereka. Saya tidak perlu memahami keadaan peserta didik hinga ke kehidupannya, tidak perlu melaksanakan hal-hal lain diluar dari tugas tersebut, karena menurut saya malah akan mengganggu pembelajaran dan mengurangi waktu untuk penguasaan materi oleh peserta didik.

Namun hal tersebut berubah setelah kegiatan pembelajaran berlangsung. Setelah mempelajari Modul 1 tentang Pemikiran Ki Hadjar Dewantara, saya banyak memehamai hal-hal baru tentang filosofi pendidikan. Pendidikan sesungguhnya baukanlah hanya tentang materi pembelajaran, namun tentang mengubah perilaku peserta didik ke arah yang labih baik. Perilaku yang diubah tersebut mencakup semua aspek pada diri peserta didik. Hal tersebut harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip merdeka belajar untuk mencapai peserta didik yang unggul dan memiliki Profil Pelajar Pancasila.

Pemahaman baru tersebut membuat saya tertantang untuk mempelajari lebih lanjut tentang konsep merdeka belajar dan bagaimana melaksanakannya, serta apa itu profil pelajar pancasila dan bagaimana cara untuk mencapainya.

Melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan pada Modul 1, yang terdiri dari berbagai sesi, dengan beberapa kali diskusi, presentasi dan kegiatan lainnya, maka saya telah menyusun pemahaman baru dalam diri saya tentang proses pembelajaran yang saya laksanakan selama ini. Ternyata selama ini saya terlalu sempit dalam memandang tugas saya sebagai seorang guru.

Berdasarkan kenyataan tersebut, dengan telah terbentuknya pemahaman baru dalam diri saya tentang tugas saya sebagai guru yaitu sesuai dengan filosofi pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara yang tertuang dalam prinsip merdeka belajar untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila, maka mulai dari sekarang saya akan mulai menanamkan dalam diri saya bahwa saya harus menerapkan hal tersebut dalam keseharian saya secara penuh. Perubahan tersebut harus saya mulai dari diri saya jika saya bercita-cita ingin menggerakkan lingkungan sekitar. Tanpa mulai dari diri sendiri, maka perubahan yang direncanakan tidak akan tercapai, baik untuk peserta didik maupun untuk menggerakkan lingkungan sekitar.

Selanjutnya, saya akan mulai secara perlahan untuk menularkannya secara pribadi kepada teman-teman guru dan kepada sekolah secara keseluruhan melalui pimpinan sekolah. Hal tersebut merupakan hal yang berat dan membutuhkan energi, kesabaran dan waktu yang panjang. Namun cita-cita tersebut bukanlah hal yang mustahil. Jika tidak dimulai dari sekarang, maka impian tersebut tidak akan terlaksana, jika tidak mulai dari diri sendiri, maka mimpi tersebut tidak akan jadi kenyataan dan jika tidak dari hal kecil, maka perubahan besar tersebut tidak akan terjadi.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 $type={blogger} :

Posting Komentar

VLOG Tugas Pembatik Level 4